search

15 Mei 2013

Bismillah........... Sedikit Uraian tentang 'love' dan 'broken heart' :)

-->
Seseorang yang sedang jatuh cinta, akan mengatakan cinta itu indah. Bagaikan salju yang turun dalam panasnya sinar matahari. Menemani tidur yang panjang hingga menembus bayang - bayang mimpi indah. Datang dalam sepi dan bercanda dalam keramaian. Menghapus airmata menjadi senyuman dan memgabadikan senyuman dalam balutan kebahagiaan.
Tak beda, seorang yang patah hati akan mengatakan cinta itu indah, tapi dengan dengan emoticon :(. “Nyesek banget….!” Cinta itu bagaikan petir yang menggelegar di siang hari. Layaknya badai yang mengiringi hujan deras pada malam hari dan laksana bulan yang tertutup awan kelabu.
Nb:Untuk yang patah hati, tak perlu merasa - rasa apakah yang dirasakan sama dengan apa yang terurai di atas.
Sebagaimana cinta, kecewa ataupun patah hati adalah hal yang wajar dialami setiap manusia. Sebenarnya patah hati bisa dicegah sedini mungkin (;)) dengan cara :
1.     Mencintai karena Allah SWT
2.     Mencintai sewajarnya
3.     Mencintai dengan hati (bukan nafsu)
4.     Mencintai tanpa rasa takut untuk kehilangan
5.     Cari sendiri dalam hati kecilmu!
Lima langkah yang tak berbelit - belit agar tidak kecewa saat mencintai seseorang. Penjelasan singkat ..................................

Pertama, mencintai karena Allah, ‘pure’.Tak berarti, pa dan pi yang berdua - duaan dalam tempat yang ramai atau sepi, lalu mengungkapkan cinta dan mengatakan, “ aku mencintaimu karena Allah” padahal hubungan mereka belum halal. Setiap saat saling mengingatkan untuk kebaikan, tapi ……………………. mereka berdua saling bersama disetiap kesempatan, sekali lagi padahal belum halal! Ingat, setan itu pinter dan tak pernah kehilangan akal untuk menelusup di hati para manusia - manusia imut yang hatinya sedang berbunga - bunga.

Sesungguhnya orang-orang yang saling mencintai, kamar-kamarnya di surga nanti terlihat seperti bintang yang muncul dari timur atau bintang barat yang berpijar. Lalu ada yang bertanya, “siapa mereka itu?, “mereka itu adalah orang-orang yang mencintai karena Allah ‘Azzawajalla. (HR. Ahmad)
http://shahibulquraa.wordpress.com/2010/07/02/hadist-hadist-cinta/
Kedua, mencintai sewajarnya. Kenapa? Ya karena kalau mencintainya luar biasa, kalau patah pasti rasa sakitnya juga luar biasa. Setau saya, di fakultas kedokteran belum ada jurusan kedokteran cinta, so kalau hatinya patah kronis takutnya nggak bisa disambung ( ;) Peace….).
Rosullah Saw, bersabda, Cintailah kekasihmu sewajarnya saja karena bias saja suatu saat nati ia akan menjadi orang yang kamu benci. Bencilah sewajarnya karena bias saja suatu saat nanti ia akan menjadi kekasihmu. (HR. Al-Tirmidzi).
http://shahibulquraa.wordpress.com/2010/07/02/hadist-hadist-cinta/
Sudah jelas kan. Cintailah sewajarnya karena bisa saja suatu saat nanti orang yang kita cintai bisa jadi orang yang kita benci. Tak perlu sampai mengatakan, “ aku bisa gila tanpamu (lah), aku bisa mati tanpamu (lah), aku lemah tak bisa, tak mampu, tak hidup, tak nafas atau tak lain - lainnya.
Ketiga, cintailah dengan hati. Jika benar - benar mencintai seseorang, maka kamu pasti akan menjaga dia dengan baik - baik, menjaga kesuciannya, menjaga hatinya, menjaga keutuhan imannya dan menjaga kebahagiaan yang ada padanya. Pisahkan ‘hati’ dengan ‘nafsu’.  Cinta tak harus sering bertemu, berdua - duaan, saling memandang, saling menyentuh, saling a, saling b, c dan sampai z. Sekali lagi, syetan dimana - mana dan sangat senang melihat dua insan yang bukan mahram berdua - duaan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bersabda :
لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ كَانَ ثَالِثُهُمَا الشَّيْطَانُ.

“Tidaklah seorang laki-laki berkhalwat dengan wanita, kecuali pihak ketiganya adalah syetan.”( Hadits riwayat At-Turmudzi, 3/474; lihat Misykatul Mashabih, 3188).
http://ilmuislam2011.wordpress.com/2011/08/20/18-khalwat-berduaan-dengan-wanita-yang-bukan-mahram/

Keempat, mencintai tanpa rasa takut untuk kehilangan. Ingatlah bahwa kamu mencintainya karena Allah, jadi apapun yang akan terjadi nanti akan kau pasrahkan pada Allah,. Jika dia mencintaimu, Alhamdulillah, jika tidak yaa Alhamdulillah juga, berarti Allah akan memberikan yang lebih baik juga untukmu dan untuknya.

Kelima, cari sendiri ya dalam hati kecilmu :)

Intinya, laa tahzan kalau patah hati. Tak perlu sibuk mencari lagi (pacar), tapi kembalilah pada fitrah cinta yang sesungguhnya (hakiki) untuk Allah. Nah, kalau bagi yang memendam cinta lalu tiba - tiba dia sudah pakai cincin di jari manisnya, tetep “jangan bersedih” juga:). Allah jauh lebih tau yang terbaik untukmu. Sertakan Allah dalam setiap memilih keputusan, termasuk dalam hal cinta (yang halal).
Semangat memperbaiki diri dan menggali potensi diri. Belajar, mencari ilmu yang banyak dan bermanfaat. Simpanlah cinta terindah yang sebenar - benarnya cinta layaknya mutiara.






Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking