Sederhana
tetapi dengan tatapan yang tulus. Ketika seseorang menemukan satu titik yang
dia tak bisa lepas dari tiitk itu, walau garis menghadang membelah
pandangan matanya. Bukan tampan ataupun cantik. Bukan tinggi ataupun pendek.
Putih atau hitam dan ……. lainnya.
Sederhana
tetapi bisa diandalkan untuk selalu membersamai hati yang tak pernah menuntut.
Hati yang tak pernah takut disakiti karena rasa percaya. Bahkan saat puluhan
virus kesombongan menuntutnya untuk selalu meninggi.
Sederhana yang
tak pernah berhenti menjadi dermawan. Untuk orang – orang yang tak kenal lelah
mendoakan ataupun mencercanya; yang
tak pernah lepas dari sifat memberi, karena sederhana bukanlah miskin.
Sederhana bukanlah fakir, yang sering mengajukan diri untuk mendapatkan sesuatu
tanpa daya upaya.
Manusia setiap
hari disibukkan dengan ambisi:
1. Beberapa
pemimpin berambisi untuk bisa berkuasa penuh dengan yang dipimpinnya. Kadang
mereka juga berambisi untuk menuntut kepercayaan orang yang dipimpinnya.
Beberapa yang lain berambisi untuk mencari simpati dengan melakukan pencitraan
public. Ada pula yang berambisi untuk selalu berada di posisi yang sama hingga
akhir hayatnya.
2. Beberapa
insan biasa berambisi untuk menuntut pemimpinnya agar selalu menjadi sempurna,
atau nyaris sempurna. Di beberapa kesempatan merekapun berambisi untuk mencuri
perhatian pemimpinnya. Lalu sebagian kecil dari mereka berambisi untuk didengar
oleh pemimpinnya yang terkadang sibuk sendiri. Insan biasa tidak cukup sampai
disini. Pun tidak bijak rasanya jika kita menyebut satu per satu jabatan mereka
dan kita ‘orek’ ambisi – ambisi mereka, yang sebagian mungkin datang untuk
kepentingan duniawi.
“Barang
siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu
baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan
kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu
bahagianpun di akhirat” (QS Asy Syuraa:20)
Kesederhanaan akan membawa seseorang
berada jauh dari rasa was – was dan curiga; membawa setiap individu tidak dibutakan oleh ambisinya. Kesederhanaan pula yang akan
membawa seseorang siap berada dalam kondisi apapun. Kederhanaan yang didukung
oleh kekayaan jiwa terisi penuh dengan iman dan ketaatan pada sang Maha
Pengasih. Kesederhanaan yang dilandasi dengan keyakinan akan ketentraman dalam
hidup dan tiada kekhawatiran yang menyelimuti. Kesederhanaan yang dipenuhi
dengan rasa cukup akan segala yang dimiliki dengan segala kepayahan usahanya.
Kesederhanaan yang datang bukan karena kemalasan yang mengakibatkan seseorang
miskin jiwa, harta ataupun jiwa dan harta. Tetapi kesederhanaan yang timbul
dari kerendahan hati seseorang karena menyadari dia hanyalah satu dari milyaran
manusia di bumi, yang terlihat setu per ratusan ribu lebih kecil dari
keseluruhan galaksi yang ada di jagat raya ini.
"Manusia tenteram karena kesederhanaan lahir atas kekayaannya, keserhanaan hidup atas kejayaannya, dan kesederhanaan hati atas kelebihannya" (ad~15)
Geen opmerkings nie:
Plaas 'n opmerking